Cara untuk Cegah Stunting pada Anak Lebih Awal

Cara untuk Cegah Stunting pada Anak Lebih Awal

Stunting adalah sebuah kondisi yang berakibat fatal di kemudian hari. Anda harus cermat memantau pertumbuhan dan perkembangan anak agar bisa segera melakukan tindakan jika mengalami stunting. Ini cara untuk mencegah stunting terjadi pada anak lebih awal.

  1. Pemberian ASI

Berikan ASI Eksklusif kepada anak dengan optimal yaitu dari sejak lahir sampai dengan usia 6 bulan. Pastikan selama pemberian ASI Eksklusif Anda mengonsumsi gizi yang cukup agar kandungan nutrisinya terbaik. Selain itu jagalah kebersihan dari ASI yang Anda berikan kepada anak.

Perlu diketahui agar pemberian ASI Eksklusif ini berhasil maka perlu dilakukan inisiasi menyusui dini. Lakukan sejak pertama kali anak lahir langsung dikenalkan dengan puting susu. Setelah itu jangan lupa untuk memantau perkembangan dan pertumbuhan anak ke posyandu atau puskesmas.

  1. Imunisasi Lengkap

Cara lainnya yang perlu Anda lakukan adalah melakukan imunisasi lengkap kepada bayi. Lakukan pengecekkan rutin ke posyandu untuk memantau dengan rutin pertumbuhan dan perkembangan anak. Imunisasi akan mencegah anak mengalami infeksi bakteri atau virus. Selain itu saat membawa anak imunisasi jangan lupa untuk menimbang berat badannya.

  1. Jaga Kesehatan Selama Hamil

Cara lain untuk mencegah stunting adalah dengan menjaga kesehatan selama hamil. Anda sebaiknya memeriksakan kondisi kehamilan kepada dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan. Pastikan tidak kekurangan asupan mineral yang penting yaitu zat besi, asam folat, dan yodium untuk tubuh.

  1. Menjaga Kebersihan

Cara pencegahan selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menjaga kebersihan dengan menerapkan gaya hidup bersih dan sehat. Mulai dari hal sederhana yaitu mencuci tangan sebelum makan dan memastikan makanan yang dimasak bersih tanpa kuman dan bakteri.

Selanjutnya jaga kebersihan lingkungan terutama di dalam rumah. Jangan ada kotoran yang dibiarkan menumpuk seperti debu atau sejenisnya. Anda juga sebaiknya memastikan rumah memiliki sirkulasi udara yang lancar.

  1. Nutrisi Anak

Anda harus mencukupi kebutuhan nutrisi anak seperti zat besi, asam folat, dan yodium agar terhindar dari stunting. Anda bisa memberikan makanan yang bergizi setiap harinya. Hindari memakan makanan yang siap saji dengan banyaknya kandungan zat kimia.

  1. Hindari Paparan Asap Rokok

Stunting juga bisa berisiko bagi anak dari dalam janin jika sang ibu terkena paparan asap rokok. Anda harus menghindari hal ini dengan menjauh dari para perokok. Jika ada yang merokok sebaiknya pergi agar tidak menghirup asapnya.

  1. Periksa Kandungan

Anda juga bisa melakukan tindakan pencegahan dengan melakukan periksa kandungan secara rutin. Ini tujuannya untuk mengetahui kondisi janin di dalam kandungan mendapatkan nutrisi yang cukup atau tidak. Selain itu jika ada komplikasi bisa diketahui dengan cepat.

Stunting adalah masalah pertumbuhan dan perkembangan yang bisa dicegah terjadinya pada anak. Anda bisa menerapkan langkah di atas dengan cermat. Jika anak nantinya tetap mengalami hal buruk ini segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar menemukan solusi terbaik.